ketika kamu tidak menemukan apa yang kamu cari, pulanglah...
pintu hatimu akan selalu terbuka untukmu... :))
Sabtu, 03 September 2011
Jumat, 02 September 2011
I to the RI
selalu iri melihat orang-orang dengan prinsip yang luar biasa dan pemikiran yang luar biasa, unik dan sederhana namun dengan realitas yang tinggi. sementara saya di sini hanya menyaksikan lewat layar monitor, menyusuri tulisan-tulisan mereka yang juga luar biasa. harusnya saya yakin perasaan seperti ini tidak lagi bercokol dikepala, kalau saja....
Rewind!!!
Assalamu'alaikum kawan. apa kabar kawan? sudahkah kembali fitri?
apa? kembali fitri? hmm, memang sudah lebaran ya?
jangan khawatir, saya bukan sedang amnesia atau sedang tinggal di planet lain. hanya saja akhir-akhir ini otak saya semakin sibuk memikirkan hal-hal 'njelimet' yang berkaitan dengan konsep diri, tentang apa sebenarnya yang saya mau, apa yang ingin saya capai, apa yang sedang saya lakukan, apa yang seharusnya saya laukan, apakah ini benar, mengapa begitu, mau kemana saya, siapa saya dan lain sebagainya
namun itu semua hanya sekilas dan berhamburan begitu saja dikepala, saya masih belum tau cara untuk merumuskan jawaban dari semua pertanyaan-pertanyaan itu. tapi benar-benar menyita pikiran
selain itu, ramadhan kemarin pun berbeda dari biasanya, untuk pertama kalinya,saya jauh dari orang tua saat ramadhan, juga saya harus mengikuti ospek-ospek dan serangkaian kegiatan untuk mahasiswa baru.
tak terasa satu bulan terlewati, tiba-tiba umat Islam di Indonesia galau mengenai kapan berlebaran. akhirnya diputuskan, tanggal 30 untuk Muhammadiyah dan 31 untuk pemerintah. tiba-tiba saya tersadar...
kenapa ramadhan lekas pergi? akankah saya bertemu dengan ramadhan berikutnya?
maaf? kepada siapa?
ya, saya harus minta maaf pada diri saya sendiri
apa? kembali fitri? hmm, memang sudah lebaran ya?
jangan khawatir, saya bukan sedang amnesia atau sedang tinggal di planet lain. hanya saja akhir-akhir ini otak saya semakin sibuk memikirkan hal-hal 'njelimet' yang berkaitan dengan konsep diri, tentang apa sebenarnya yang saya mau, apa yang ingin saya capai, apa yang sedang saya lakukan, apa yang seharusnya saya laukan, apakah ini benar, mengapa begitu, mau kemana saya, siapa saya dan lain sebagainya
namun itu semua hanya sekilas dan berhamburan begitu saja dikepala, saya masih belum tau cara untuk merumuskan jawaban dari semua pertanyaan-pertanyaan itu. tapi benar-benar menyita pikiran
selain itu, ramadhan kemarin pun berbeda dari biasanya, untuk pertama kalinya,saya jauh dari orang tua saat ramadhan, juga saya harus mengikuti ospek-ospek dan serangkaian kegiatan untuk mahasiswa baru.
tak terasa satu bulan terlewati, tiba-tiba umat Islam di Indonesia galau mengenai kapan berlebaran. akhirnya diputuskan, tanggal 30 untuk Muhammadiyah dan 31 untuk pemerintah. tiba-tiba saya tersadar...
kenapa ramadhan lekas pergi? akankah saya bertemu dengan ramadhan berikutnya?
maaf? kepada siapa?
ya, saya harus minta maaf pada diri saya sendiri
Kamis, 04 Agustus 2011
Ketika Kepergian itu Perih, Meski Cuma Sejengkal
"You can't avoid pain, but when you write it down, you will feel better. Try this"
(Paulo Celho, salah satu tweetnya dijejaring sosial twitter)
Ya, menulislah... Bahkan ketika kita tidak tahu, hendak menulis apa.
Sabtu, 30 Juli 2011
Gathering Teknik maba UI 2011
assalamu'alaikum warahmatullah
masih bersama saya, dalam euforia maba yang sedang dalam penantian menuju kamaba.
tadi (lebih tepatnya kemarin) siang, sekitar jam 10 lewat sampai sekitar jam 3, diadakanlah acara gathering maba teknik 2011 yang ke-2. Dengan dipromotori beberapa maba teknik, hadir sekitar 80-an orang maba. Rangkaian acaranya sih bisa dibilang cuma dua "estafet balon" (jangan coba2 membayangkan) dan tukar kado. tapi seru~
walaupun kurang bisa menikmati acaranya karna satu dan lain hal, bisa lebih kenal sebagian kecil teman2 teknik benar2 menambah optimisme untuk menyongsong hari2 kedepan sebagai mahasiswi teknik. thanks ceman2 ^^
here is our moment....
Teknik gaya, Teknik Jaya!
*baru kenal jargonnya haha
Senin, 25 Juli 2011
Dear Procrastinator!
Azim Jamal dalam bukunya Jangan Tunda untuk Bahagia (terbitan tahun 2009, terjemahan, halaman 305-306) menceritakan sebuah perumpamaan yang sangat menggugah pikiran. Bayangkan ada sebuah bank yang memasukkan ke dalam rekening Anda secara teratur setiap pagi sebesar $86.400 dollar AS. Jumlah sebesar itu Anda peroleh setiap hari, tidak lebih dan tidak kurang. Tidak ada bunga, tak ada beban yang harus Anda bayar.
Namun, setiap malam bank itu membatalkan setiap sen yang tak Anda pergunakan pada hari itu. Jika ada bank seperti itu, apa yang akan Anda lakukan? Tentu saja Anda akan menarik semua uang di rekening Anda itu, kemudian membelanjakan semuanya, setiap sennya.
Dan beruntunglah, semua manusia punya bank macam itu. Ia disebut waktu. Setiap pagi, ia memberi kita 86.400 detik. Dan pada setiap malam, ia membatalkan dan menghapus detik-detik yang tidak kita pergunakan pada hari itu. Tak ada saldo waktu yang tersisa dalam rekening harian kita. Setiap pagi ia kembali memberi kita 86.400 detik untuk dihidupi. Selalu begitu setiap hari.
Jadi, kita perlu memanfaatkan waktu yang telah diberikan kepada kita. Waktu yang terbuang sia-sia tak akan pernah tergantikan. Kesempatan yang kita biarkan hilang dan berlalu tak akan pernah kembali.
Mari sama-sama berusaha.
taken from: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8591357
Rabu, 13 Juli 2011
Bonds of Love
Why are you so sad
And why is it so bad
When some one leaves you behind
Won't you ever know
Don't you realize
It's just a part of life
When you fall in love
With someone sometime
It's smile with a broken heart
Oh falling in love
With Allah....
The bonds of love survive
No mountain too high when there's way
Come to Allah you'll never fail
The truth's so close it shall prevail
Allah, we belong to You
And everything we do
We do it all for You
Allah, always by our side
Guiding us to the light
Everything shines bright
No matter day or night
And why is it so bad
When some one leaves you behind
Won't you ever know
Don't you realize
It's just a part of life
When you fall in love
With someone sometime
It's smile with a broken heart
Oh falling in love
With Allah....
The bonds of love survive
No mountain too high when there's way
Come to Allah you'll never fail
The truth's so close it shall prevail
Allah, we belong to You
And everything we do
We do it all for You
Allah, always by our side
Guiding us to the light
Everything shines bright
No matter day or night
***
semoga perpisahan yang kita jalani adalah perpisahan yang diiringi perjumpaan. sekalipun engga... "it's just a part of life"
mencintai itu ga akan menyakitkan, jika cinta itu demi cinta-Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)

